TEPAT DI 03.10 AWAL HARI

| 14/10/14

03.10 awal hari
Seperti tradisi sudah
Gadis, berkawan dengan semu
Sedikit malu-malu untuk bercerita
Tentang harapan dan cita

Apa itu ?
Satu titik jernih jatuh sudah
Kulihat ia melintasi pipi ramahnya
Lalu jatuh tepat menapaki aku yang tengah menjajar
Astaga. Lagi-lagi jatuh. Jatuh lagi, lagi, lagi

Ah, gadis
Cerita belum kau mulai
Kau masih diam dalam semu
Tunggu ! Oh, kau memulainya
Tapi seperti tertahan isak dan seguk
Kemudian kau bersuara
“Belum sampai aku ikhlas. Aku ingin segera. Bantu aku Yaa Rabb”

Gadis !

Lagi-lagi kau suarakan itu, tepat di 03.10 awal hari
“Ikhlaskan gadis. Kau mampu”
Ah, andai bisa kubilang
Namun ternyata aku hanya sebuah hamparan sajadah

0 komentar:

Posting Komentar

Next Prev
▲Top▲