Newest Post

TEPAT DI 03.10 AWAL HARI

| 14/10/14
Baca selengkapnya »

03.10 awal hari
Seperti tradisi sudah
Gadis, berkawan dengan semu
Sedikit malu-malu untuk bercerita
Tentang harapan dan cita

Apa itu ?
Satu titik jernih jatuh sudah
Kulihat ia melintasi pipi ramahnya
Lalu jatuh tepat menapaki aku yang tengah menjajar
Astaga. Lagi-lagi jatuh. Jatuh lagi, lagi, lagi

Ah, gadis
Cerita belum kau mulai
Kau masih diam dalam semu
Tunggu ! Oh, kau memulainya
Tapi seperti tertahan isak dan seguk
Kemudian kau bersuara
“Belum sampai aku ikhlas. Aku ingin segera. Bantu aku Yaa Rabb”

Gadis !

Lagi-lagi kau suarakan itu, tepat di 03.10 awal hari
“Ikhlaskan gadis. Kau mampu”
Ah, andai bisa kubilang
Namun ternyata aku hanya sebuah hamparan sajadah

TEPAT DI 03.10 AWAL HARI

Posted by : Unknown
Date :14/10/14
With 0komentar

Pohon Melengkung

|
Baca selengkapnya »

Entah pohon apa ini namanya karena gak menampakkan ciri apapun dari pohon tertentu (emang gue-nya yang gak tau). Tapi unik yah ? Dahannya melengkung, warnanya cantik meski gak ada sehelai daun pun. Ini gue temukan di bekas kantor gubernur Banten. Kebetulan waktu itu lagi ada acara pameran lukisan, lalu pohon ini beserta potnya terpampang di dekat pintu masuk. Merasa unik, akhirnya gue foto. Oh ya, di postingan berikutnya temen-temen bakalan disuguhin foto-foto mengenai pameran lukisan yang gue omongin tadi. Jadi, rajin-rajin kunjungi blog ini yaaaa....

Pohon Melengkung

Posted by : Unknown
Date :
With 0komentar

Edisi Amatiran

| 13/10/14
Baca selengkapnya »


Namanya juga edisi amatiran. Jadi ini isinya yaa tentang foto-foto jepretan lensa yang saya dapet di masa-masa saya masih amatiran (gak tau kapan profesionalnya, yg penting belajar).
Ini adalah beberapa foto yang bisa sobat tengok-tengok. Yaa itupun kalo mau, nggak juga gapapa hehee (Hati-hati matanya sakit saking amatirnya ni gambar)




Ini saya temukan diatas bekas tebangan pohon palem di pinggir lapangan man 2. Entah kapan itu. Lalu dengan amatirnya saya jepret. Dan jadilah semacem beginian.








Ini adalah pohon yang terlihat layu dan kering. Sesungguhnya emang beneran layu dan kering. Bahkan di pegang dahannya langsung patah, dan daunnya langsung hancur. Tapi uniknya, pohon ini masih ada dalam pot yang terbuat dari batu. Bagus lagi potnya.








Ini kembang asalnya datang dari seorang mentee yang di kasih ke mentornya. Lalu, dengan jiwa amatir saya potret-lah tu kembang. Maka jadilah foto kembang.









 
Entah pohon apa ini namanya karna gak menampakkan ciri apapun dari pohon tertentu (sebenernya emang gak tau). Tapi unik yah ? Dahannya melengkung, warnanya cantik meski gak ada sehelai daun pun. Ini saya temukan di bekas kantor gubernur Banten. Kebetulan waktu itu lagi ada acara pameran lukisan, lalu pohon  ini beserta potnya terpampang di dekat pintu masuk. Merasa unik, akhirnya saya foto. Oh ya, di postingan berikutnya teman-teman akan disuguhi foto-foto mengenai pameran lukisan yang saya omongin tadi. Jadi, rajin-rajin kunjungi blog ini yaaa....

Edisi Amatiran

Posted by : Unknown
Date :13/10/14
With 0komentar

OSIS MAN 2 Kota Serang

|
Baca selengkapnya »


Assalamu’alaikum teman teman :)

Edisi kali ini saya akan sedikit berbagi tentang OSIS di MAN 2 Kota Serang. Organisasi dengan banyak agenda, banyak tantangan, banyak kenangan, banyak hikmah, dan banyak banyak banyak lainnya. Sebanyak itupula tanggung jawab yang ada padanya.
Semenjak sumpah itu diambil, saat itu juga Surat Al-Fusilat ayat 30 menjadi pacuan motivasi dan tujuan untuk beristiqomah. Lalu menjadikan organisasi “sayap biru” ini sebagai ladang dakwah dan pahala. Harapannya hanya satu. Berkah.



OSIS MAN 2 Kota Serang

Posted by : Unknown
Date :
With 0komentar

DIBALIK PACARAN ?

|
Baca selengkapnya »


Suatu aktifitas yang lumrah di masyarakat, dijalankan dengan taat, padahal jelas-jelas maksiat, yaitulah pacaran. Masyarakat kini menganggap pacaran adalah hal yang wajar bagi seseorang, bahkan hukumnya fardu ‘ain bagi laki-laki dan perempuan dari remaja sampai dewasa. Padahal aktifitas ini justru akan mengakibatkan degradasi moral dalam masyarakat yang sebenarnya menginginkan ketenangan, keamanan, dan kenyamanan dalam lingkungannya. Namun karena aktifitas ini sudah membudaya, maka terlihatlah hasilnya sekarang. Banyak diantara para remaja ataupun dewasa yang sudah tidak ada lagi batasan antara laki-laki dan perempuan yang bukan mahramnya.
Pacaran adalah aktivitas yang dilakukan berdua dengan sang kekasih sebelum menikah. Aktivitas atau kegiatan ini bisa bermacam-macam bentuknya. Bisa nonton bareng, makan bakso berdua, jalan berdua, dan lain macamnya. Alasan seseorang berpacaran pun beragam. Ada yang takut dibilang kuper, ada yang minder dengan temannya yang mempunyai pacar, ada yang takut dibilang nggak laku, supaya semangat belajar, dan berbagai macam alasan lainnya yang diajukan sebagai pembenaran.
Ironisnya, sebagian orang tua bahkan senang melihat anaknya pacaran daripada menyegerakan menikah tanpa hingar bingar kemewahan. Katanya, nikah muda takut kecolongan. Padahal niat anaknya untuk menjaga kehormatan. Katanya, pacaran bisa nambah semangat belajar. Katanya, bangga anaknya diperebutkan lelaki, merasa “laku”, emangnya barang dagangan ? Dan masih banyak katanya-katanya yang lain yang dianggap lumrah padahal justru menjatuhkan.
Pertanyaannya sekarang, apa manfaatnya pacaran ?
Kalau takut dibilang kuper, apa dengan pacaran bisa tambah gaul ? Tidak, justru makin tertinggal
Kalau takut dibilang gak laku, masa mau sih disamain dengan barang dagangan ?
Kalau hanya karena penasaran, ingin tau rasanya, apa berani nanggung resiko kedepannya ?
Sebenarnya, kalau hanya takut dibilang kuper karna gak mau pacaran, maka mereka para aktivis pacaran itulah yang kuper. Kenapa ? Karena orang pacaran itu dunianya hanya akan berkutat pada pengetahuan tentang pacarnya saja. Coba tanya apa dia tahu perkembangan teknologi terkini ? Apa dia tahu di Palestina itu ada masalah apa ? apa dia tau kepribadian dan latar belakang capres yang terkini ? Mereka yang suka pacaran pasti gak akan tahu topik beginian. Kalau begitu, merekalah orang yang kuper karena yang mereka tahu hanya hobi sang pacar, warna favoritnya, makanan kesukaannya, dan lain-lain.
Sebagai seorang muslim dan muslimah, kita sebagai generasi penerus yang menginginkan perubahan positif disertai dengan kemajuan ilmu pengetahuan, sebaiknya menghindari aktifitas ini. Karena pada hakikatnya, pacaran adalah panah racun iblis yang menginginkan kehancuran bagi kita. Tidak serta merta Allah swt. melarang semua umat-Nya berpacaran. Meskipun tidak dijelaskan secara gamblang, namun banyak sekali dalil yang dapat dijadikan sebagai rujukan untuk pelarangan aktifitas pacaran tersebut. Telah sama-sama kita ketahui bahwa Islam adalah agama yang mengharamkan perbuatan zina, termasuk juga perbuatan yang MENDEKATI ZINA.

"Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan sesuatu jalan yang buruk." (QS. Al-Isra, 17 : 32)
Banyak sekali dari para aktivis pacaran ini yang mengaku pacaran secara islami, alasannya katanya tidak pegangan tangan, tidak pelukan, tidak berduaan, dan lain-lain. Padahal hanya sekedar bertemu pandang saja itu pun sudah zina. Itulah mengapa islam menganjurkan umatnya untuk menundukkan sebagian pandangannya jika sedang bicara dengan lawan jenis. Karena hanya dengan pandangan saja sudah terjadi zina. Lebih parahnya lagi hal itu tidak menutup kemungkinan akan membangkitkan syahwat seseorang sehingga menimbulkan fikiran yang bukan-bukan.
Allah swt. tidak melarang kita untuk memiliki rasa suka terhadap seseorang, namun alangkah baiknya jika kita bisa mengendalikan perasaan itu seraya mendekatkan diri pada Allah swt. satu-satunya yang menganugerahkan cinta yang seutuhnya.
Sesungguhnya jomblo itu lebih baik daripada pacaran. Memang, jomblo belum tentu taat. Tapi pacaran sudah jelas maksiat. Jadi, yang mengaku umat islam tapi masih pacaran atau mengaku pacaran dengan cara syar’i, sekarang saatnya untuk bilang, Loe Gue End !

DIBALIK PACARAN ?

Posted by : Unknown
Date :
With 3komentar

WIRAUSAHAWAN ATAU WIRASWASTAWAN ?

|
Baca selengkapnya »


Menjadi seorang wirausahawan saat ini sudah bukan menjadi suatu hal yang dianggap kecil lagi. Bahkan dari suatu kegiatan wirausaha dapat menciptakan suatu sistem perekonomian yang bebas dan juga memberikan andil yang cukup besar dan nyata dalam membangun perekonomian perseorangan maupun negara. Pertanyaannya adalah, apa perbedaan antara wirausahawan dan wiraswastawan ?
Kebanyakan orang menganggap sama antara wirausahawan dan wiraswastawan. Namun pada kenyataannya, terdapat suatu perbedaan yang cukup signifikan antara keduanya. Seorang wirausahawan (enterpreneur) adalah seorang yang mampu mencari, menciptakan, atau memanfaatkan peluang-peluang yang ada dihadapannya untuk kemudian dikembangkan menjadi suatu usaha yang diinginkan sesuai dengan yang diidealkan.
Perbedaan antara wirausahawan dan wiraswastawan adalah, wirausahawan lebih cenderung bermain dengan resiko dan tantangan. Artinya, mereka lebih cenderung bermain dengan cara memanfaatkan peluang yang ada dihadapannya. Sedangkan wiraswastawan lebih cenderung seseorang yang memanfaatkan modal yang dimilikinya untuk membangun suatu usaha. Jadi, seorang wirausahawan mungkin adalah seorang manager yang mengelola suatu perusahaan yang bukan miliknya, sedangkan seorang wiraswastawan adalah seorang yang memiliki perusahaan sendiri yang diperoleh dari hasil pemanfaatan modal yang dimilikinya.
Seorang wirausahawan bisa jadi adalah seorang wiraswastawan, namun seorang wiraswastawan belum tentu seorang wirausahawan. Pertanyaannya adalah, apakah kita akan menjadi seorang wirausahawan atau seorang wiraswastawan ?

WIRAUSAHAWAN ATAU WIRASWASTAWAN ?

Posted by : Unknown
Date :
With 0komentar
Next Prev
▲Top▲